Mahasiswa Filsafat UGM Menjadi Pembicara Seminar Kesbangpol
Kamis, 16 May 2013 16:16
Admin
Kamis, 16 Mei 2013, Khairul Umam, Mahasiswa Fakultas Filsafat menjadi pembicara dalam acara Seminar Fasilitasi Pemsyarakatan Pancasila di Perguruan Tinggi di Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjosoemantri, kerjasama Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kemendagri Republik Indonesia dan Pusat Studi Pancasila Universitas Gadjah Mada. Adapun tema kali ini yang diusung adalah“Revitalisasi Dan Aktualisasi Pancasila Dalam Rangka Penguatan Karakter Bangsa” di Universitas Gadjah Mada.
Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 21 May 2013 16:32
Selengkapnya...
Kajian Mahasiswa S2: Masa Depan, Pengembangan Penelitian Filsafat
Minggu, 28 April 2013 15:41
Admin
“Penelitian Filsafat bukan untuk mendikotomikan antara objek material dan objek formal tetapi juga mampu mereintrepretasi dan mengkritisi objek formal yang ada” -Mazhab Bulaksumur-
Sejarah perjalanan UGM sebagai universitas yang berjati diri khas Indonesia telah dirumuskan oleh para pengambil kebijakan dan akademisi UGM bahwa Jati diri Universitas Gadjah Mada sebagai universitas perjuangan, universitas nasional, universitas Pancasila, dan universitas berdasarkan kebudayaan diharapkan dapat membawa UGM sebagai universitas berkelas dunia dan unggul dalam kajian-kajian nilai-nilai kearifan lokal.
Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 08 May 2013 08:13
Selengkapnya...
Kajian Mahasiswa S2: Percikan Pemikiran Mazhab Bulaksumur
Sabtu, 20 April 2013 12:02
Admin
Ancaman “Filsafat Ekonomi” Cina “Hasrat berekonomi manusia sekarang ini adalah bukan untuk sekedar bertahan hidup lagi tetapi juga untuk menguasai dan memonopoli manusia yang lain sampai pada batas tidak diketahui” -Mazhab Bulaksumur-
Perkembangan pemikiran manusia kontemporer sekarang ini mengalami dinamika dan loncatan besar. Pemikiran kefilsafatan cenderung mengalami kemajuan dari berbagai segi. Kajian-kajian kefilsafatan kontemporer tidak membahas lagi tentang manusia dalam wujud eksistensi dan esensi sebagai manusia tetapi juga relasi manusia dalam percaturan antar bangsa. Manusia sebagai sumber daya yang berpeluang untuk mewujudkan bentuk-bentuk negara dan relasi seperti apa yang dinginkan. Hal ini terjadi tidak lepas dari perubahan tatanan masyarakat global yang mengarah pada kompetisi dan “pertarungan terbuka” untuk memperluas pengaruh dan memperkuat eksistensi negara.
Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 08 May 2013 08:13
Selengkapnya...
Kuliah Filsafat Wayang
Senin, 15 April 2013 08:34
Admin
Sabtu,(13/4/2013), Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada berupaya untuk menjadi centre of excellent dalam pengembangan penelitian, kajian, dan diskusi tentang Wayang. Sebagai mata kuliah pilihan, Filsafat Wayang memiliki kontribusi pada penguatan kajian Indonesia (Indonesian studies) dan kajian Nusantara (Nusantara studies) dalam bentuk kurikulum yang terintegrasi dengan mini project wayang melalui studi lapangan. Dalam kesempatan kali ini Mahasiswa S2 Fakultas Filsafat menonton wayang bersama Prof. Kasidi di Siti Hinggil, alun-alun selatan. Acara ini berkaitan dengan mata kuliah Filsafat Wayang yang diampu oleh Prof. Kasidi. Tema pargelaran wayang kali ini adalah Seta gugur dengan dalang Ki Hadi Sugito. Para mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini adalah Hastangka, Sandra, Destriana, Lilik, Wamiq, Fajar, Fariz, Dwi, dan Nurma.
Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 08 May 2013 08:12
Selengkapnya...
Kajian Mahasiswa S2: Pemurnian Demokrasi Indonesia, Mungkinkah?
Kamis, 04 April 2013 13:38
Admin
Kajian tentang demokrasi menjadi menarik ketika euforia demokrasi menjadi wacana dan perdebatan di era globalisasi dan informasi sekarang ini. Perkembangan pemikiran tentang demokrasi telah banyak dilakukan oleh para pemikir politik, sosial, dan filsafat. Persoalan demokrasi menjadi persoalan yang luas tidak hanya menyangkut masalah struktur politik, sosial, budaya, dan komunitas. Justru persoalan demokrasi menjadi isu krusial ketika dikaitkan dengan persoalan kesejahteraan dan ideologi negara kesejahteraan. Kedua, demokrasi menjadi menarik ketika aspek-aspek nilai dalam demokrasi kembali dipikirkan ulang. dan ketiga, demokrasi, dan globalisasi menjadi suatu yang tidak terpisahkan. Misalnya, praktek demokrasi di Indonesia cenderung tidak sejalan dengan konsep demokrasi yang ideal sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 08 May 2013 08:13
Selengkapnya...
Mahasiswa S2 Belajar Filsafat Teknologi
Senin, 01 April 2013 08:29
Admin
Mahasiswa S2 belajar Filsafat Teknologi bersama dengan Prof. Marc Van den Bossche. Professor Marc adalah professor Filsafat dari *Free University of Brussels.* Selama di Fakultas Filsafat, Prof. Marc Van den Bossche memberikan teori dan konsep Filsafat Teknologi kepada mahasiswa S2 Fakultas Filsafat.
Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 08 May 2013 08:13
Selengkapnya...
Kajian Mahasiswa S2: Mazhab Bulaksumur
Kamis, 28 Maret 2013 13:07
Admin
Perkembangan pemikiran kefilsafatan di Indonesia saat ini mengalami kemandekan bahkan kemacetan. Tradisi pemikiran kefilsafatan yang berkembang di Indonesia lebih banyak menekankan pada pemikiran Eropa. Sedangkan, pemikiran kefilsafatan Asia seperti Indonesia, India, Cina, Korea, dan Jepang kurang menjadi perhatian serius bagi para scholar (sarjana) Indonesia. Mengapa orientasi pemikiran kefilsafatan Eropa lebih berkembang pesat?, jelas saja pertama, tradisi pemikiran Eropa banyak berkontribusi pada perkembangan Ilmu dan pengetahuan di dunia. Kedua, Pemikiran kefilsafatan Eropa banyak meninggalkan jejak tulisan dan catatan pemikiran-pemikiran yang khas. Ketiga, Pemikiran kefilsafatan Eropa banyak diikuti dan menjadi bahan rujukan untuk diskusi bahkan perdebatan hingga melahirkan suatu aliran tertentu atau pemikiran tertentu.
Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 08 May 2013 08:13
Selengkapnya...
Pengumuman Juara dan 10 Besar Naskah Terpilih PEC 2013
Senin, 25 Maret 2013 14:56
Admin
Diumumkan kepada seluruh peserta PEC 2013, Panitia telah memutuskan naskah yang menjadi juara dalam penyelenggaraan lomba PEC 2013 sebagai berikut:
download file di sini
Kepada pembaca diberikan kesempatan untuk mengajukan keberatan apabila ternyata naskah di atas adalah naskah plagiasi. Keberatan disampaikan kepada Panitia melalui e-mail:
Alamat Email ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya
atau
Alamat Email ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya
dengan menunjukkan bukti. Penyampaian keberatan ditunggu paling lambat dua minggu setelah pengumuman ini diterbitkan.
Terakhir Diperbaharui pada Senin, 25 Maret 2013 15:03
Selengkapnya...
|
|